MEDIARELATIONS.ID – Membuat konten siaran pers yang menarik tidak hanya bermuara pada format tertulis. Terdapat beberapa cara lain yang dapat dilakukan perusahaan untuk meningkatkan publisitas mereka untuk menangkap perhatian media. Bahkan media akan senang memiliki format konten yang berbeda, terutama untuk saluran digital.
Berikut adalah 3 format konten siaran pers yang dapat digunakan untuk menangkap perhatian media agar mereka bersedia meliputnya untuk Anda secara gratis.
3 Format Konten Siaran Pers
Video
Video pendek dan sederhana dengan durasi 1 hingga 3 menit adalah yang terbaik karena merupakan salah satu format media online yang berkembang. Video juga mudah dibagikan dengan platform media sosial lainnya.
Infografis
Media suka melihat data yang disusun menjadi laporan yang menarik dan format yang mudah dicerna. Infografis populer karena format ini langsung ke intinya dan mudah dicerna.
Bagan, Diagram, Grafik
Media mengapresiasi konten yang memiliki rekaman data yang layak. Format apa pun yang menampilkan bagan, diagram, dan grafik akan sangat berguna bagi mereka untuk mendapatkan detail yang mereka butuhkan.
Cobalah format-format tersebut untuk kampanye publisitas Anda berikutnya karena akan menarik perhatian media.
5 Cara Membuat Press Release yang Benar
Selain memahami banyaknya format press release, yang paling mendasar tentunya adalah format dalam bentuk tulisan, dan membuat konten siaran pers tidak sesulit kelihatannya. Sebelum Anda memulai menyusun konten siaran pers, perlu dipahami bahwa siaran pers berbeda dengan advertorial, sehingga menyusun konten promosi yang hardselling sangat penting untuk dihindari.
Selanjutnya yang tidak kalah penting dalam menyusun konten siaran pers adalah menggunakan kata-kata sederhana sebagai cara terbaik. Namun tetap, menjaga pesan inti penting dilakukan sehingga media mengerti tentang apa pesannya.
Berikut adalah 5 cara membuat press release yang benar yang dapat digunakan sebagai refrensi dalam menyusun pesan perusahaan secara efektif.
1. Pahami Tujuan
Pahami alasan mengapa Anda menerbitkan siaran pers, seperti apakah itu untuk peluncuran produk terbaru, membuat pernyataan, atau pengumuman. Apabila alasan telah diketahui, cobalah untuk mengarahkan cerita berdasarkan tujuannya. Sebagai tips tambahan, tetaplah fokus pada 2 -3 topik dalam sebuah rilis berita.
2. Judul yang Menarik
Buatlah judul berita yang menarik perhatian, mudah dilihat dan layak terbit. Pastikan judul berita tetap pendek dan menggunakan kata-kata yang membangkitkan emosi.
3. Konten
Informasi yang disajikan harus tepat dan jelas. Dan informasi yang disampaikan juga harus tetap fokus berdasarkan tujuan. Pastikan mencantumkan siapa penanggung jawab (PIC), info kontak, website, dan media sosial di akhir press release Anda.
4. Gambar
Gunakan gambar yang jelas dan fokus sesuai tema pesan yang ingin disampaikan. Dan penting untuk menghindari penggunaan gambar dari internet terkait hak cipta. Cantumkan nama orang, tempat, atau produk dalam caption gambar.
Jika Anda ingin mendistribusikannya kepada media untuk ditayangkan dengan segera, lampirkan lah beberapa foto yang dapat dipilih oleh media untuk digunakan dalam penayangan berita. Gambar sebaiknya berukuran 1 Mb hingga 3 Mb.
5. Identifikasi Media
Setiap saluran media memiliki pembaca atau audiens dengan karakteristik yang berbeda dan spesifik, oleh karena itu ingatlah kembali tujuan Anda dan buatlah daftar saluran media yang sesuai dengan audiens target Anda. Setelah itu kirimkan press release Anda dengan melampirkan gambar di dalam email.




