Jakarta, 27 November – Menjelang Hari AIDS Sedunia, Atiqah Hasiholan sebagai Goodwill Ambassador UNAIDS Indonesia mengunjungi anak yang hidup dengan HIV yang merupakan dampingan dari organisasi Lentera Anak Pelangi.
Kegiatan kunjungan ini bertujuan untuk memberikan pendampingan dan dukungan kepada anak-anak yang terdampak, serta meningkatkan kesadaran tentang tantangan yang dihadapi oleh anak-anak dengan HIV di Indonesia.

Atiqah Hasiholan Kunjungi Komunitas Lentera Anak Pelangi: Dukungan untuk Anak dengan HIV
Di Indonesia, 39% dari total estimasi orang yang hidup dengan HIV adalah kelompok perempuan dan anak. Sedangkan hanya 18% ibu hamil yang HIV positif yang menjalani pengobatan ARV. Dengan angka tersebut Indonesia menjadi salah satu negara dengan cakupan ARV terendah untuk Ibu Hamil di Asia-Pasifik.
Melihat kondisi ini, UNAIDS bekerja bersama organisasi komunitas seperti Lentera Anak Pelangi, Ikatan Perempuan Positif Indonesia, Jaringan Indonesia Positif dan Yayasan Pelita Ilmu menginisiasi pembentukan Aliansi Nasional untuk Anak dengan HIV.
Atiqah Hasiholan menambahkan, “Anak-anak yang hidup dengan HIV membutuhkan dukungan yang komprehensif, mulai dari aspek gizi, informasi edukatif yang memadai, hingga dukungan psikososial. Dukungan psikososial menjadi krusial mengingat banyak anak dengan HIV berasal dari latar belakang yang rentan, seperti keluarga kurang mampu atau korban kekerasan.”

Ia juga menambahkan, “Berdasarkan data yang diberikan UNAIDS, angka transmisi vertikal HIV yang masih tinggi di Indonesia. Maka dari itu perlunya mendeteksi lebih dini Ibu Hamil dengan HIV serta memastikan mereka mendapatkan pengobatan ARV untuk mencegah transmisi HIV kepada bayi.”
Atiqah Hasiholan mendorong semua pihak, termasuk komunitas, sektor swasta, akademisi, media, dan pemerintah untuk bersatu dalam mendukung isu perempuan dan anak dengan HIV. Melalui Aliansi Nasional untuk Anak dengan HIV, Atiqah Hasiholan mengajak semua pihak untuk berkolaborasi demi melindungi dan mendukung kelompok perempuan dan anak di Indonesia.
“Mari kita mulai! Berawal dari kita, untuk Anak Indonesia,” tambahnya.




