Search
Close this search box.
October 06, 2026

Bipi Consulting Ungkap Pentingnya Assessment Karyawan Bagi Perusahaan

Bipi Consulting Ungkap Pentingnya Assessment Karyawan Bagi Perusahaan
Foto: Ilustrasi

Assessment karyawan merupakan serangkaian tes bagi karyawan untuk mengukur layak atau tidak layak mereka menjalani tugas tertentu atau untuk menduduki jabatan tertentu. Assessment dilakukan dalam periode tertentu dan dikerjakan oleh ahli (psikolog). Hasil tes selanjutnya dijadikan laporan kepada para stakeholder yang kemudian berunding apakah orang tersebut jadi ditempatkan pada posisi yang telah ditentukan atau tidak, atau ada orang lain yang ternyata lebih kompeten.

Tentu saja hal tersebut sesuai dengan fungsi assessment, di mana  assessment memiliki fungsi formatif yang digunakan untuk memberi feedback kepada pimpinan perusahaan untuk memperbaiki kinerja dan progres kerja karyawan agar kembali (lebih) produktif. Assessment juga punya fungsi sumatif yang bertujuan untuk menentukan nilai akhir dari hasil pekerjaan setiap karyawan. Nilai itu yang akan dijadikan laporan apakah dia layak atau tidak dalam melaksanakan pekerjaannya.

 

Fungsi diagnosis dari assessment bertujuan untuk mengetahui kelebihan dan kelemahan karyawan, jika ada kelemahan maka perusahaan bersama karyawan harus mencari solusi. Assessment memiliki fungsi penempatan dan ini menjadi acuan dalam membantu perusahaan untuk menempatkan karyawan di posisi yang tepat agar kinerjanya semakin produktif. Selain itu, assessment juga berperan dalam penilaian keberhasilan seorang karyawan apakah mampu menjalankan pekerjaannya dengan baik dan mencapai target yang telah ditentukan.

“Assessment memberi feedback kepada pimpinan perusahaan untuk memperbaiki kinerja dan progres kerja karyawan agar semakin produktif, selain itu juga untuk menentukan nilai akhir dari hasil pekerjaan setiap karyawan,” ungkap Arnita Kusumaningrum, CEO Bipi Consulting.

Berikut adalah beberapa jenis assessment yang diungkapkan oleh Bipi Consulting:

6 Jenis Assessment Karyawan

1. Write Assessment

Adalah berupa penilaian tertulis yang berisi sejumlah soal yang mengharuskan karyawan untuk menjawabnya dalam kurun waktu tertentu, satu jam atau dua jam. Hasilnya kemudian dinilai oleh ahli sebagai sebuah indikator yang kemudian dijadikan laporan kepada perusahaan yang bersangkutan.

See also  Wisuda Online Kelas Gemilang by G-Trust Learning Tahun 2023: Meraih Mimpi untuk Indonesia Emas 2045

2. Performance Assessment

Di jenis ini perusahaan biasanya akan menugaskan karyawan untuk mengikuti tes yang dibuat dalam berbagai situasi tertentu. Nantinya, perusahaan dapat menilai performa dan sikap karyawan dalam menghadapi situasi tersebut. Jenis ini lebih menyerupai tes kasus apakah si karyawan  mampu  menyelesaikannya atau tidak, dan biasanya untuk karyawan yang akan menempati posisi berisiko tinggi, misalnya tim keselamatan kerja pada tambang, proyek gedung bertingkat tinggi, dan sebagainya.

3. Skill Assessment

Digunakan untuk mengukur kemampuan karyawan dalam menyelesaikan pekerjaannya. Apakah karyawan tersebut memenuhi kualifikasi yang dibutuhkan oleh perusahaan atau tidak. Inilah mengapa ada SIM-A, SIM-B, dan SIM-C, untuk melihat kualifikasi seseorang dalam mengemudi, jika salah mengendari tipe kendaraan maka bisa sangat berbahaya dan merugikan.

4. Diagnostic Assessment

Digunakan untuk menguji pengetahuan dan keterampilan karyawan yang berkaitan dengan pekerjaannya. Metodenya, perusahaan akan memberikan sejumlah pertanyaan untuk mengidentifikasi kelebihan dan kelemahan yang dimiliki si karyawan.

5. Cognitive Assessment

Bertujuan untuk mengetahui tingkat kecerdasan calon karyawan saat melamar pekerjaan. Perusahaan menguji seberapa kritis mereka berpikir dan bagaimana mencari solusi ketika menghadapi masalah yang rumit.

(6) Physical Assessment

Bertujuan untuk mengukur kemampuan fisik karyawan dalam melaksanakan pekerjaannya. Jenis ini biasanya digunakan pada karyawan yang bekerja di lapangan atau yang diwajibkan memiliki kondisi fisik yang prima.

News Feed merupakan platform distribusi siaran pers. Pemberitaan yang tayang di platform ini bersumber dari press release yang diterbitkan oleh perorangan, lembaga, dan biro periklanan.

Serangan jantung merupakan salah satu pembunuh nomor satu di dunia. Menurut data WHO Global Health, setidaknya ada 18.6 juta kematian

[the_ad id="7743"]
Related Articles
News Feed - Press Release Distribution Platform

PRESS RELEASE
DISTRIBUTION PLATFORM

SUBMIT YOUR PRESS RELEASE
AND GO LIVE FOR FREE

SUBMIT YOUR PRESS RELEASE AND GO LIVE
FOR FREE

SAVE 10% ON
YOUR FIRST ORDER