Sektor UMKM berkontribusi penting dalam perekonomian Indonesia. Selain menambah angka Produk Domestik Bruto (PDB) negara, kehadiran UMKM juga memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat.
Pasca pandemi, perekonomian masyarakat mulai membaik dan perkembangan UMKM meningkat pesat. Persaingan ketat mendorong pelaku UMKM agar lebih memanfaatkan teknologi dalam mendukung operasional bisnis, salah satunya melalui digitalisasi.
Namun, untuk merambah platform digital, UMKM perlu menyiapkan desain logo, kemasan, hingga materi promosi dalam bentuk gambar maupun video. Mau tidak mau, pelaku UMKM harus melakukan aktivitas branding.
Lantas, mengapa desain dan branding bisa bikin UMKM tampil berbeda?
Mengapa UMKM Perlu Branding?
Branding merupakan semua aktivitas komunikasi guna membangun, mempertahankan, dan memperkuat suatu brand atau merek. Aktivitas ini bertujuan membentuk perspektif atau citra suatu usaha di mata publik.
Secara kasat mata, branding mencakup logo, karakter, kredibilitas, dan ciri visual suatu usaha. Itu sebabnya branding berkaitan erat dengan desain untuk menunjukkan identitas brand sehingga konsumen mudah mengenali brand tersebut. Branding pun hadir sebagai pembeda suatu produk yang mendorong konsumen memilihnya dibandingkan kompetitor.
Sayangnya, masih ada sebagian pelaku UMKM yang belum fokus pada branding. Melakukan pengembangan dan inovasi produk memang perlu, tetapi tanpa branding yang kuat produk tersebut bisa jadi melempem di pasaran.
Padahal, dengan branding yang tepat, UMKM dapat menikmati hal-hal berikut.
- Memperkuat identitas merek sehingga mudah dikenali dan diingat konsumen
- Menonjolkan pembeda brand UMKM dibandingkan kompetitor, misalnya lewat logo, tagline, warna, dan huruf
- Menunjukkan sisi profesional usaha yang dapat meningkatkan kepercayaan konsumen atas produk tersebut
- Membantu UMKM mempertahankan pasar dalam jangka panjang, seperti kehadiran pelanggan loyal.
Pendek kata, branding yang tepat mampu membuat UMKM lebih cepat dikenal. Citra UMKM pun terbangun positif sehingga kepercayaan konsumen kepada brand meningkat. Akhirnya, angka penjualan turut naik jika strategi branding sudah dilakukan dengan efektif.
Desain yang Memperkuat Branding
Branding tanpa desain tidak akan berjalan mulus. Membuat desain yang bisa mengkomunikasikan filosofi dan value usaha jadi bagian penting dalam branding. Salah satunya melalui pembuatan logo, kemasan, media promosi, dan company profile.
Desain logo juga tidak bisa asal comot atau memakai template semata, tetapi harus mencerminkan karakteristik brand dan mudah diingat. Untuk memperkuat citra brand UMKM, konsistensi desain jadi kunci utama. Keselarasan visual pada desain di web, materi promosi, media sosial, dan kemasan produk harus diperhatikan.
Elemen desain yang senada, contoh gaya visual, tipografi, dan warna, mampu menciptakan kesan kuat dalam benak pelanggan. Namun, membuat desain sesuai branding bisnis bukan hal mudah. Alih-alih utak-atik sendiri dari template, menyerahkan pada ahlinya jelas pilihan bijak.
Wuapic Visual untuk UMKM Indonesia
Wuapic Visual yang berlokasi di Yogyakarta hadir sebagai solusi permasalahan UMKM seputar desain serta branding. Hafian Fuad dan Zia Ulhaq, M.Ds sebagai konsultan branding telah berpengalaman lebih dari 10 tahun menangani brand nasional maupun multinasional. Keinginan memajukan UMKM Indonesia memotivasi keduanya mendirikan Wuapic.
“Saya dan Bangdzia ingin membangun kesadaran bahwa branding itu mudah dan nggak mahal,” tutur Hafian. Dalam membangun tim Wuapic, Hafian pun menekankan semuanya harus mudah dan memudahkan, mulai dari customer service, desainer, account executive, hingga semua kru.
“Dengan pengalaman lebih dari 10 tahun membantu berbagai brand, dari skala kecil hingga besar, kami ingin mentransfer pengalaman tersebut kepada kawan-kawan UMKM, profesional, dan siapa pun yang ingin serius membangun branding,” lanjut Hafian lagi. Wuapic siap membantu UMKM memenuhi kebutuhan desain usahanya. Contoh, logo, kemasan, company profile, dan publikasi media sosial, semua dengan harga bersahabat.
Kemudian, UMKM klien Wuapic akan terdaftar sebagai member untuk menikmati edukasi gratis seputar pengelolaan bisnis serta branding melalui WA atau webinar. Inilah kontribusi nyata Hafian selaku praktisi dan konsultan branding serta Bangdzia dengan background akademik S2 Desain FSRD ITB dalam mengembangkan UMKM.
Dengan Wuapic, UMKM bisa tampil beda lewat desain dan branding yang profesional. Ingin mengikuti jejak lebih dari 2.000 bisnis yang telah mempercayakan kebutuhan desain dan branding pada Wuapic?
Yuk, bikin usahamu bertumbuh dan berkembang bersama Wuapic!




