PT Mitra Pedagang Indonesia Tbk. (MPIX) listing perdana di Bursa Efek Indonesia Rabu 7 February 2024, dibuka dengan transaksi yang meroket. Pada sesi perdagangan pertama hingga penutupan sesi kedua dihari pertama pencatatan, saham MPIX telah diperdagangkan dengan massive dan berhasil terkunci pada harga ARA.
Melihat respons positif dari pasar modal, MPIX mengadakan konferensi pers kmengenai listing perdana di Bursa Efek Indonesia, manajemen PT Mitra Pedagang Indonesia membagikan beberapa poin penting mengenai rencana dan proyeksi kami ke depan.
MPIX Janji Bagikan Deviden 20% di 2025

Pertama-tama, manajemen MPIX dengan penuh keyakinan menyampaikan bahwa target omset kami pada tahun 2024 diproyeksikan akan tumbuh secara signifikan, mencapai angka sekitar 3 digit percent atau sekitar 1,5 triliun. Ini merupakan pencapaian yang ambisius bagi kami, dan kami akan bekerja keras untuk mencapainya dengan kerja sama dari seluruh tim dan dukungan dari para pemangku kepentingan.
Ketika ditanya mengenai rencana pembagian dividen, manajemen MPIX menjelaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk membagikan dividen sebesar 20% dari laba bersih yang dihasilkan. Rencana ini telah dituangkan dalam prospektus yang diterbitkan manajemen.
“Kami ingin menegaskan bahwa pembagian dividen akan didasarkan pada kinerja dan laba yang kami capai pada tahun 2024, yang kemudian akan dibagikan kepada para pemegang saham pada tahun 2025,” ungkap Abdul Muidz Presiden Direktur MPIX.
Selain itu, MPIX ingin menyampaikan bahwa pihaknya telah merancang serangkaian strategi inovatif untuk mengoptimalkan pertumbuhan perusahaan di masa mendatang. Ini termasuk ekspansi ke pasar baru, peningkatan layanan kepada pelanggan, dan peningkatan efisiensi operasional. Manajemen MPIX yakin bahwa dengan fokus pada inovasi dan kualitas layanan, pihaknya dapat memperkuat posisi perusahaan sebagai pemain utama di industri ini.
“Kami mengakui bahwa proses listing perdana ini adalah awal yang penting bagi perjalanan kami sebagai perusahaan publik, dan kami berkomitmen untuk terus meningkatkan nilai bagi para pemegang saham kami serta memberikan kontribusi positif bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia.” Ungkap Abdul Muidz yang akrab di panggil Aad.




